Fakultas Teknik Kirim Relawan Mahasiswa ke Way Kambas untuk Penelitian dan Mitigasi Konfik Gajah dengan Masyarakat

Fakultas Teknik Universitas Lampung mendukung penuh Program Mahasiswa Berdampak melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam kegiatan mitigasi dan penanganan interaksi negatif antara Gajah Sumatera dan masyarakat di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Provinsi Lampung. Program yang diselengarakan oleh Kementerian Kehutanan RI bersama KODAM XXI RI ini, merupakan upaya penanganan konflik satwa liar yang sering terjadi di wilayah tersebut, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa.

Keterlibatan mahasiswa dalam program ini sejalan dengan semangat DIKTI agar kegiatan mahasiswa bisa berdampak kepada Masyarakat,. Program Mahasiswa Berdampak yang dilakukan mahasiswa kegiatan di lapangan dapat dikonversi ke dalam mata kuliah atau sekaligus menjadikannya sebagai bahan riset dan penulisan tugas akhir. Tugas mahasiswa di TNWK nantinya untuk melakukan pengamatan, pengumpulan data, hingga penelitian yang diharapkan mampu memberikan kontribusi menyukseskan pelaksanan Program Nasional ini.
Acara pelepasan tim mahasiswa ilakukan oleh Prof. Ir. Masdar Helmi, ST., DEA., PhD selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT bersama dengan Kajur dan Kaprodi Teknik Sipil dan Elektro di Aula Dekanat FT pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Tim mahasiswa berjumlah 11 orang dari Program Studi Teknik Sipil (9 orang) dan Teknik Elektro (2 orang) yang ini dikordinir oleh Tegar Audittio (NPM.2155011013). Dalam arahannya, WD3 FT berpesan agar seluruh mahasiswa selalu menjaga etika akademisi, mampu bekerja sebagai tim bersama pihak TNI atau Lembaga lainnya dalam menjalankan berbagai aktivitas di lapangan.

“Mahasiswa diharapkan memiliki semangat pengabdian pada masyarakat dalam menerapkan ilmu yang diperoloeh di kampus dengan tetap menjaga marwah akademisi yang menjunjung tinggi adab, integritas dan tanggungjawab dalam menyukseskan program ini. Melalui program ini, FT Unila berharap keterlibatan mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman akademik dan interaksi sosial, tetapi juga mampu memberikan dampak sukses pada kegiatan mitigasi dan penanganan interaksi negatif antara Gajah Sumatera dan masyarakat di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Provinsi Lampung” ujarnya.